Tuesday, August 19, 2008

Teruntuk Sahabat

Semuanya seperti biasa
Jerit dan pahit
Tawa dan tangis
Air mata mengalir
Bahak tawa terdengar

Aku menjalani kepenatan hidup
Seperti aku mendengar bunyi mono
Pada lagu - lagu yang seharusnya syahdu

Dingin dan beku
Melihat apa yang kau rasakan
Dan aku hanya menatap
Terduduk dalam hening yang bisu

Tentang luka
Tentang jerit
Tentang sakit
Tentang luka

Aku manusia
Aku manusia
Dan aku manusia


Aku juga bisa merasakan jeritmu
Aku juga bisa merasakan lukamu
Aku juga bisa merasakan sakitmu
Aku juga bisa merasakan lukamu

Langkah tak selamanya ringan
Namun itulah hidup
Harus ada tawa dan tangis
Ada yang mewarnai
Ada yang dijejakki


Untuk sahabat
Yang ini dan ini

No comments: